Kapolres Sidrap Ingatkan Santri soal Bahaya Berkendara Tanpa SIM

SIDRAP – Keselamatan pelajar di jalan raya tidak cukup hanya mengandalkan pengawasan orang tua maupun aparat. Kesadaran untuk memahami aturan berkendara juga perlu tumbuh sejak usia sekolah, terutama di kalangan pelajar yang mulai mengenal kendaraan bermotor.

Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda saat bertemu para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Urwatul Wustqaa, Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Senin (26/10/2026).

Di hadapan para santri, tenaga pengajar, dan perangkat pesantren, Indra menyoroti pentingnya kedisiplinan, termasuk kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Ia mengingatkan pelajar agar tidak mengendarai sepeda motor apabila belum memenuhi persyaratan, khususnya belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Peringatan ini menjadi relevan di tengah pelaksanaan Operasi Patuh 2026 oleh Polres Sidrap. Namun, kepatuhan berlalu lintas, menurut pesan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, semestinya tidak berhenti ketika operasi kepolisian berlangsung.

Kesadaran untuk menggunakan kendaraan sesuai ketentuan perlu menjadi kebiasaan sehari-hari. Sebab, keselamatan di jalan raya bukan hanya menyangkut pengendara, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Indra juga memimpin upacara rutin di lingkungan pesantren. Ia mengajak para santri membangun kedisiplinan dari lingkungan pendidikan dengan menaati tata tertib serta menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Kehadiran polisi di lingkungan sekolah dan pesantren tersebut berkaitan dengan program Polisi Peduli Pendidikan yang mendorong kedekatan antara kepolisian dan generasi muda. Pendidikan tentang aturan dan tanggung jawab sosial dinilai penting agar pelajar tidak hanya memahami kewajiban di sekolah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda mengatakan, pendidikan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki kesadaran terhadap keselamatan dan tanggung jawab sosial.

"Melalui program Polisi Peduli Pendidikan ini, Polres Sidrap berkomitmen untuk terus hadir di tengah dunia pendidikan guna membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.

Keselamatan berlalu lintas pada akhirnya bukan semata persoalan penindakan. Kepatuhan terhadap aturan, termasuk tidak mengendarai kendaraan tanpa SIM, menjadi bagian penting dari tanggung jawab setiap pengguna jalan. (*)

Artikel terkait