Safari Subuh di Pangkajene, Kapolres Sidrap Soroti Dua Persoalan Penting

SIDRAP – Komunikasi antara kepolisian dan masyarakat tidak selalu harus berlangsung di kantor polisi. Masjid juga bisa menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan keamanan, mengutarakan keluhan, hingga memberikan masukan mengenai pelayanan publik.

Hal itu terlihat saat Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H., bertemu jamaah Masjid Raya Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu (24/10/2026).

Dalam pertemuan melalui Safari Subuh tersebut, persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi salah satu pembahasan utama. Kapolres mengajak warga lebih peduli terhadap kondisi lingkungan masing-masing, terutama terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat mengusik ketenteraman masyarakat.

Selain persoalan keamanan, perhatian juga diarahkan pada keselamatan berlalu lintas. Kapolres menyampaikan sosialisasi Operasi Patuh yang dalam bahan informasi disebut akan berlangsung pada 26 November hingga 8 Oktober 2026.

Masyarakat diingatkan agar tidak memandang aturan lalu lintas sebatas kewajiban administratif. Kepatuhan terhadap rambu, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta kehati-hatian saat berkendara merupakan hal mendasar untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan.

Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap akses pelayanan kepolisian yang cepat, Kapolres turut memperkenalkan Call Center Polri 110.

Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan, pengaduan, maupun meminta bantuan kepolisian ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan aparat.

Pertemuan di masjid itu juga membuka ruang dialog langsung. Jamaah diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan, aspirasi, hingga keluhan mengenai situasi keamanan dan pelayanan kepolisian di Kabupaten Sidrap.

Pendekatan komunikasi seperti ini penting agar persoalan yang dirasakan masyarakat tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi dapat menjadi perhatian dalam peningkatan pelayanan kepolisian.

Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda menilai kedekatan antara polisi dan masyarakat perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, bukan hanya ketika terjadi persoalan keamanan.

"Keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kepedulian masyarakat juga sangat menentukan. Karena itu, komunikasi dan keterbukaan antara polisi dan warga perlu terus dijaga agar setiap persoalan bisa diketahui dan ditangani lebih cepat," ujarnya.

Safari Subuh di Masjid Raya Pangkajene menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan pelayanan kepolisian. Melalui komunikasi yang berlangsung secara langsung, warga memiliki kesempatan lebih luas untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

Pada akhirnya, keamanan tidak cukup hanya diukur dari minimnya gangguan kamtibmas. Rasa aman juga tumbuh ketika masyarakat merasa didengar, mengetahui ke mana harus meminta bantuan, dan memiliki ruang untuk terlibat menjaga lingkungannya. (*)

Artikel terkait